Jumat, 04 Juni 2010

Jantanisasi Ikan Lele dengan Teknologi Nuklir

Jepara (17/03/2010): Budidaya ikan lele merupakan salah satu peluang usaha yang cukup diperhitungkan untuk saat ini. Pemeliharaan ikan meliputi pembenihan dan pembesaran, dimana untuk beberapa jenis ikan diperlukan benih ikan jantan yang unggul dengan sistem pemeliharaan monosex kultur. Pemeliharaan ikan secara tunggal kelamin jantan cenderung meningkatkan produksi ikan karena proses perkawinan tidak akan terjadi, dan ikan jantan memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan ikan betina.

Hal ini disampaikan oleh Dra. Adria PM, salah seorang peneliti BATAN, pada kegiatan Pelatihan Bidang Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, serta Pengenalan Iptek Nuklir bagi para petani dan peternak di Desa Pendem, Kec. Kembang, Kab. Jepara. Pelatihan yang diikuti oleh + 30 orang petani dan peternak, serta dihadiri oleh PPL Pertanian dan Perikanan Kab. Jepara ini, dibuka secara resmi oleh Camat Kembang, Drs. Sularjo, MH, Rabu (17/03/2010).

Dalam sambutan pembukaannya, Sularjo menyampaikan bahwa sebagaian besar masyarakat di Kecamatan Kembang merupakan petani dan peternak. Khususnya di Desa Pendem, selain sebagai petani dan peternak, masyarakatnya juga memanfaatkan lahan disekitar rumahnya untuk mengembangkan ikan lele. Untuk itu, Sularjo berharap agar para peserta pelatihan dapat menyerapkan informasi yang disampaikan oleh para pembicara, dan dapat langsung diterapkan, agar dapat menambah income perkapitanya. Usaha terbaik dan mudah untuk mendapatkan benih ikan jantan dengan metode pengalihan jenis kelamin (jantanisasi ikan/sex-reversal) dengan perlakuan hormon. Salah satu caranya dengan merendam larva/burayak ikan dalam larutan hormon testosteron (methyl testosteron).

Menurut Adria, persentase alih kelamin jantan sekitar 91% apabila diberi pakan mengandung hormon testosteron. Namun, menurutnya lagi, maskulinisasi dengan rangsangan hormon perlu memperhatian umur ikan, semakin muda umur ikan, peluang terbentuknya kelamin jantan semakin besar. “Maskulinisasi sebaiknya dilakukan pada umur 7-10 hari setelah telur menetas karena masih dalam bentuk larva”, kata Adria. Permasalahan yang dihadapi oleh peternak ikan adalah kesulitan untuk mendapatkan hormon testosteron. Kalaupun ada, harganya cukup mahal karena yang beredar di pasaran merupakan impor dari China, Thailand, dan Jepang. Dengan memanfaatkan teknik nuklir, BATAN dapat menghasilkan hormon methyl testosteron. Penentuan konsentrasi dan persentase ikan jantan dilakukan menggunakan tracer yodium-125 dengan metode radioimmunoassay (RIA).

Disamping itu, BATAN juga telah menghasilkan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) untuk pakan tambahan sehingga benih ikan jantan menjadi unggul dan waktu panen ikan lebih cepat.

Diharapkan dengan menggunakan produk hasil itbang BATAN ini, peternak ikan dapat menghemat biaya produksi ikan yang akhirnya akan sangat berguna bagi para peternak ikan, serta dapat meningkatkan pendapat mereka.
Selain mengenalkan teknologi nuklir di bidang peternakan, dalam hal ini pengembangan ikan lele, diperkenalkan hasil litbang BATAN di bidang pertanian, khusus varietas padi unggul Mira-1 oleh Prof. Dr. Mugiono. Dalam kesempatan itu pula Kepala Bidang Diseminasi Pusat Diseminasi Iptek Nuklir (PDIN) – BATAN, Ir. Ruslan, menyerahkan secara simbolis benih padi Mira-1 sebanyak 15 kg dan 10.000 ekor benih ikan lele, kepada Camat Kembang, dan langsung diserahkan kepada para petani dan peternak Desa Pendem. (arial)

Rabu, 12 Mei 2010

Kuliah Manajemen Akuakultur Payau

Kuliah minggu-minggu yang lalu sempet dosenku (Pak Susilo Budi Priyono, S.Pi, M.Pi) mengadakan post test. Berikut soal-soalnya yang berhubungan dengan site selection:

Bagaimana kawasan yang cocok untuk tambak?

Kawasan yang cocok untuk tambak adalah di daerah pesisir, lebih tepatnya di zona intertidal. Daerah pesisir merupakan kawasan yang masih terpengaruh oleh kondisi daratan dan lautan. Kawasan pesisir sendiri terbagi atas dua wilayah, yaitu zona intertidal dan zona supratidal. Definisi zona intertidal adalah daerah/ kawasan yang masih terpengaruh oleh pasang surut air laut. Kawasan ini biasanya dijumpai ekosistem mangrove, maupun estuarine (muara) sedangkan zona supratidal adalah kawasan yang masih termasuk ke dalam pesisir namun kawasan ini sulit dijangkau air. Berikut gambarannya:

Laut

--------------------------------------------------------------------------------------------
~ ~ ~ ~ ~ ~~ ~~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ garis pantai

--------------------------------------------------------------------------------------------

~ ~ ~ ~ ~ zona supratidal ~ ~ ~ ~ ~


ket : area yang berada diantara dua garis merah disebut dengan zona intertidal

So, mana yang baik?? Dari hasil diskusi di kelas, ternyata keduanya bagus, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut penjelasannya:

Zona intertidal: zona ini mudah untuk mengisi air namun sulit untuk membuangnya. Wajar saja, sebab daerah ini masih terpengaruh oleh pasang surut air laut, sehingga ketika air laut pasang, tambak dapat langsung terisi oleh air laut. Namun kelebihan ini bisa juga menjadi kelemahan, sebab, saat membuang airnya, akan mengalami kesulitan. Bisa saja air yang dibuang tersebut dapat masuk kembali. Padahal kan tujuannya untuk membuangnya kembali ke laut. Nah, perlu teknologi dan pemikiran yang efektif untuk membuang air ini. Zona ini biasanya digunakan untuk sistem budidaya ekstensif. Lalu, apakah tidak memungkinkan, bila dilakukan system budidaya intensif di lokasi ini? Mungkin saja, begitu penuturan Pak Sus, untuk menjadikan kawsan ini sesuai untuk diterapkan system budidaya intensif, perlu adanya ekosistem mangrove yang berfungsi sebagai green belt. Begini gambarannya:

Laut

--------------------------------------------------------------------------------------------
~ ~ ~ ~ ~ ~~ ~~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ garis pantai
~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~"~""~"~"~"~"~"~"~"~"~"~" green belt
--------------------------------------------------------------------------------------------

~ ~ ~ ~ ~ zona supratidal ~ ~ ~ ~ ~



Oia, menurut Kepres No. 32 Th. 1990, jarak tambak dari garis pantai ke tambak adalah 130 x pasang tertinggi (m).

Selain itu, perlu diperhatikan pula bahwa pemilihan lokasi pembuatan tambak di zona intertidal ini rawan akan kerusakan lingkungan, sebab untuk membuat suatu tambak, maka akan mengonversi sebagian ekosistem mangrove. Padahal mangrove tersebut memeiliki beberapa fungsi ekologis, seperti:

1. Untuk mengurangi angin pantai

2. Pemecah gelombang

3. Penahan tsunami

4. Nursery ground

Ada beberapa alasan konversi hutan mangrove tersebut tetap dilakukan:

1. Adanya pasang surut, sehingga memudahkan akses mendapatkan air, daripada di zona supratidal (di belakang kawasan mangrove) memerlukan cost yang besar.

2. Struktur dan kondisi tanah bekas mangrove yang berupa lempungan cocok utuk tambak.

3. Tingkat kesuburan tinggi, sehingga mudah dalam menumbuhkan plankton daripada menggunakan tanah pasiran

Namun kelemahan mengonversi mangrove menjadi lahan tambak yaitu kondisi tanah yang asam, sehingga memerlukan beberapa perlakuan untuk membuat tanah tersebut cocok digunakan untuk tambak. Salah satu sebab tanah mangrove bersifat asam karena kandunga pirit yang besar.

Kembali lagi ke bahasan utama, mengenai daerah pesisir, selanjutnya dibahas mengenai zona supratidal.

Zona supratidal: zona ini mudah untuk membuang air, dengan cara membuka pintu air keluar saaja. Namun sulit untuk mengisinya kembali. Sebab air pasang tidak menjangkau kawasan ini. Oleh karena itu memerlukan pompa untuk mengisi tambak. Sehingga akan mengeluarkan biaya yang lebih besar lagi. Kawasan ini cocok untuk usaha budidaya intensif maupun semi intensif. Penting untuk diperhatikan bahwa pembuatan tambak di kawasan ini rawan akan konflik sosial dengan masyarakat, seperti konflik perebutan lahan untuk membangun sawah, ladang, maupun kebun, atau kegiatan bercocok tanam lainnya.

Bagaimana pendapatmu mengenai pengembangan tambak plastik di lahan berpasir??

Saya sih setuju saja dengan hal tersebut. Dimana selama ini lahan berpasir merupakan kawasan marginal yang tidak subur dan tidak terpakai. Dengan pemanfaatan lahan pasir sebagai tambak, akan meningkatkan nilai guna dari lahan pasir tersebut. Yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat sekitar dengan menjadi petambak di lahan pasir tersebut. Namun yang perlu diperhatikan adalah teknologi dalam budidaya yang dilakukan. Sebab menurut Boyd, seperti yang dikutip oleh Pak Sus, bahwa sebenarnya lahan pasir tidak cocok untuk budidaya ikan sebab sifat pasir yang mampu melewatka air, (tidak mampu menampung air) atau akan terjadi rembesan air pada lahan budidaya yang pada akhirna akan mempengaruhi kegiatan budidya. Namun demikian, saat ini banyak diupayakan budidya ikan di lahan pasir dengan menggunakan plastic/ terpal. Seperti yang dilakukan oleh pembudidya ikan lele sukses yang pernah aku kunjungi sebagai tempat magang, yaitu Pak Wagiran , pembudidaya ikan lele di Kulon Progo, yang menerapkan budidaya ikan lele di lahan pasir menggunakan terpal. Untuk ontoh budidya ikan di tambak sendiri sih, q belum menemukannya. Mungkin mau ada yang berbagi….???

Rabu, 03 Maret 2010

Hujan Ikan Mengguyur Kota di Australia

VIVAnews - Sepanjang akhir pekan lalu, penduduk suatu kota kecil di wilayah tandus Australia bagian utara mengalami berkah yang jarang terjadi. Kota mereka dilanda hujan ikan.

Laman harian The Telegraph mengungkapkan, dalam dua hari berturut-turut Kota Lajamanu di negara bagian Northern Territory kejatuhan banyak ekor ikan. Bersama dengan air hujan, ikan-ikan itu muncul begitu saja dari langit.

Sebagian besar ikan masih dalam keadaan hidup. Hujan ikan itu baru berhenti Senin, 1 Maret 2010.

Para pakar cuaca di Australia yakin bahwa ikan spangled perch, salah satu jenis ikan air tawar di Australia, tampaknya terhisap ke dalam badai. Mereka lalu dibawa angin kencang sebelum akhirnya berguguran di Lajamanu, kota yang jumlah penduduknya hanya 669 orang.

"Badai membawa ikan-ikan itu naik hingga ketinggian 40 ribu hingga 50 ribu kaki di udara," kata seorang pakar senior di Biro Meteorologi Australia, Mark Kersemakers. "Saat mereka ikut dalam 'sistem' badai, mereka membeku. Setelah beberapa waktu, mereka bebas dari badai," lanjut Kersemakers.

Ini merupakan kali ketiga dalam kurun waktu lebih dari 30 tahun di mana Lajamanu dilanda hujan ikan. Peristiwa serupa terjadi pada 1974 dan 2004.

"Biasanya, ikan ada di dalam air. Sekarang ikan-ikan itu jatuh dari langit. Bagaimana kalau sesuatu yang lebih besar jatuh dari langit?" kata Joe Ashley, warga berusia 55 tahun. "Bisa saja besok-besok ada buaya yang akan jatuh dari langit," lanjut Ashley.

Sumber:http://id.news.yahoo.com/viva/20100302/twl-hujan-ikan-mengguyur-kota-di-austral-cfafc46.html

Sabtu, 27 Februari 2010

Lanjutan Resep Mamah Kyu

Hmmmm... kali ini, mau aku sampaein berbagai makan yang dihasilkan dari nugget mamah kyu...
Q kasih nama aja nugget asam pedas manis.. hoho...^o^

Bahan-bahannya:
1 siung bawang bombay
1 siung bawang merah
1 siung bawang putih
2 iket seledri
1 buah tomat
saous sambal botolan
Nugget mamah kyu
Air 100 ml
Minyak secukupnya untuk menumis


cara buat:
1.Iris bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay tipis-tipis, lalu di tumis.
2.Setelah berbau harum, masukkan tomat yang telah diiris tipis-tipis.
3.masak hingga tomat tersebut hancur.
4.Setelah hancur, masukkan saos sambal dan air
5.Masukkan nugget mamah kyu yang udah dipotong sesuai selera. Lalu 'diungkep' hingga mendidih, atau airnya agak asat sedikit.
6.Setelah udah mau mateng, iris tipis-tipis seledri dan taburkan dalam masakan tersebut.
7.Nugget asam pedas manis siap disajikan... :-)

Selamat mencoba!!!

Rabu, 24 Februari 2010

Resep Nugget Mamah Kyu...

Kmaren baru aja buat nugget ala "mamah". Laen dari pada yang laen lah pokoknya..
hehehe... Cekidot...

Bahan-bahan yang harus disiapin:
ayam 1 kg
bawang bombay 1 buah
tepung panir 1 ons
telur 3 butir
merica secukupnya
bawang putih 3 siung
pala secukupnya
garam secukupnya
daun pisang untuk bungkusnya

Cara membuat:

1. Pertama-tama haluskan dahulu bumbu-bumbu seperti garam, pala, merica dan bawang putih. Nah, untuk kata "secukupnya" ini pake' feeling aja.. kalo udah pas rasanya "teruskanlah" tapi kalo dirasa masih kurang, ya tambahin ajah...

2.iris danging ayam seperti dadu, lalu masukkan dalam blender, supaya halus and lembut. kalo ga ada blender, bisa dihaluskan dengan cara manual, istilahnya 'diuleg'.

3.Pecahkan 2 butir telur ke dalam baskom. Masukkan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan tadi. Kocok hingga tercampur merata.

4.Masukkan gilingan daging ayam tadi ke dalam kocokan telur.

5.Iris tipis-tipis bawang bombay, lalu masukkakan dalam adonan diatas.

6.Masukkan tepung panir kedalam adonan.

7.Setelah dirasa agak 'liat', adonan siap dibungkus dengan daun pisang. Untuk memudahkan dalam membungkus, sebaiknya daun pisang dipanaskan diatas nyala api kompor terlebih dahulu agar layu dan mudah untuk digunakan.
Udah deh,,dibungkus, terus siap untuk dikukus. Lamanya sekitar 15 menit.

8.Setelah matang, diangkat,lalu siapkan lagi telur dan dikocok.
Potong nugget seseuai selera, lalu rendam dalam kocokan telur tadi.

9.Siapkan tepung panir diatas piring. Nugget yang udah direndam telur selanjutnya digulingkan dalam tepung panir dan siap digoreng. hati-hati, menggorengnya pake api kecil yaaa... biar hasilnya cantik dan ga terlalu gosong, Ok!

Selamat mencoba... n_n

Rabu, 17 Februari 2010

Apakah Ikan Tidur????


SEBAGIAN di antara kita sering kali tergelitik oleh pertanyaan, apakah sepanjang hidupnya ikan pernah tidur? Jika memang ya, lantas bagaimana mereka bisa tidur, mengingat selama hidupnya mereka harus berada di dalam air?
Pada dasarnya, setiap makhluk hidup harus beristirahat dan tidur. Menurut majalah yang pernah aku baca, ada dua teori dasar yang menyatakan bahwa:
1. Tidur mempunyai fungsi restorasi yaitu membantu mengembalikan kondisi tubuh akibat lelah bekerja.
2. Tidur memiliki fungsi adaptif yaitu berguna untuk menghemat energi.

Demikian juga dengan ikan. Jika tidak, ikan bisa menjadi lemah dan bahkan mati. Meski demikian, terdapat perbedaan antara tidur ikan dan manusia, termasuk cara, kapan, dan berapa lama ikan-ikan harus tidur. Saat tidur, ikan juga tidak bisa menutup matanya karena memang tidak punya kelopak mata. Kesamaannya hanya pada kebutuhan akan tempat yang aman dan nyaman. Biasanya, ikan tidak tidur di tempat tertentu, misalnya di sarang. Ikan bisa tidur di sebarang tempat, asalkan cocok.
Jika kebetulan di rumah punya akuarium dengan ikan mas di dalamnya, perhatikanlah saat ikan-ikan tersebut diam tak bergerak di dasar akurium pada malam hari. Itulah cara ikan mas tidur. Mereka beristirahat di malam hari, berbeda dengan serowot yang tidur pada siang hari dan aktif pada malam hari.

Beberapa jenis ikan juga punya perilaku yang unik saat mereka tidur. Ikan baronang misalnya, tidur pada malam hari dengan cara miring di celah bebatuan. Ikan karper eropa tidur malam hari di dalam “taman karang” idamannya, sedangkan ikan sidat gusi tidur di pasir pada siang hari dengan kepala menyembul. Pada malam hari sidat gusi justru berkeliaran mencari pakan.

Beberapa jenis ikan bisa pada keadaan diam sama sekali yang bisa disebut tidur. JIka ikan bergerak ke tempat persembunyiannya untuk istirahat, tubuhnya membutuhkan pengurangan aktifitas dan menghindar untuk makan.

Seorang penyelam di tengah malam dapat mengangkat sebongkah bunga karang hidup bersama ikan yang sedang tidur diantara gerombolan bunga karang itu dan ikan ini tidak merasa terganggu sampai di permukaan air dimana ia terbangun. Di dalam akuarium juga dapat dilihat jika kita mematikan lampu penerangan di akuarium, maka ikan-ikan yang ada di dalamnya akan istirahat selama lampu dimatikan dan akan segera terbangun jika lampu dihidupkan. Tetapi kebanyakan ikan tidak mempunyai kelopak mata sehingga sulit untuk mengatakan dia tidur atau tidak selama hidupnya..

Pada waktu akatau keadaaan dimana ikan ikan tidak melakukan aktivitas atau dalam kondisi penghematan energi maka ikan dikatakan sedang “istirahat” atau bahkan kita sebut ikan sedang “tidur”, walaupun istilah “tidur”nya ikan bebeda dengan binatang darat lainnya.

ikan-ikan seperti bass (jenis kakap) dan pearch (jenis siklid) melakukan istirahat pada atau dibawah kayu gelondongan pada malam hari. Sedangkan ikan-ikan karang aktif pada siang hari dan bersembunyi atau istirahat diantara celah-celah karang untuk menghindari pemangsaan ikan lain pada malam hari.

Golongan ikan yang tidak punya kelopak mata seperti zebrafish, para pakar meragukan apakah ikan ini tudur atau tidak sama sekali. Namun hasil riset terbaru yang dilakukan Emmanuel Mignot, profesor psikiatri dan ilmu tingkah laku di Universitas Stanford, AS, memperlihatkan bahwa ikan zebra butuh tidur meski hanya sebentar. Yang menarik, hasil riset yang laporannya dimuat dalam jurnal PloS Biology edisi 16 Oktober 2007 itu juga memperlihatkan adanya gejala unik, ikan bisa mengalami kesulitan tidur atau insomnia pada malam hari, khususnya ketika kehidupan biologinya dikacaukan.

Mignot dan koleganya yang memonitor ikan zebra di akurium menemukan, ketika ikan-ikan itu tertidur, ekor mereka lunglai dan menghabiskan sebagian besar malam dengan berada di dasar akuarium. Lalu, mereka memonitor pola tidur sekejap pada ikan zebra normal dan ikan zebra mutan yang fungsi reseptor hypocretin-nya dikurangi. Secara keseluruhan, tidur sebentar dari ikan zebra mutan menurun sekitar 30 persen jika dibandingkan dengan ikan zebra normal. Ketika ikan-ikan mutan itu akhirnya ditidurkan, mereka hanya mampu tidur setengah waktu tidur ikan normal.

Disamping itu, ada beberapa jenis ikan yang melakukan siklus tidur tahunan yang kita sebut hibernasi yaitu metabolisme tubuhnya menurun. Walaupun hibernasi tidak sama dengan yang dilakukan oleh hewan daratan (mamalian) sewaktu temperature turun pada musim dingin, tetapi aktivitas metabolismenya meningkat, mereka berada dalam kondisi seperti pingsan dan berhenti makan. Biasanya ikan ini menguburkan diri di dasar kolam.

Ada jenis ikan ikan yang melakukan proses tanpa makan dan minum pada musim kering untuk melindungi diri dari kekeringan, Ikan paru-paru misalnya, menguburkan dirinya di dalam lumpur dan bertahan hidup selama musim kering dengan cara membentuk kokon di bagian dasar rawa atau sungai. Ada lagi sejenis ikan goby di Sungai Gangga yang menguburkan dirinya di lumpur pada musim panas dan hanya memnuculkan sedikit ekornya agar menyentuh air. Diperkirakan dari bagian ekor inilah dia bernafaas selama “tidur”nya.

Peneliti Loka Riset Budidaya Ikan Hias Depok bersama peneliti dari IRD_Prancis melakukan pengamatan gerak dan migrasi ikan botia di alamnya (in situ) di Sungai Musi. Induk Botia yang ditangkap di suatu lubuk (cekungan dalam di tengah sungai) diberi tanda dengan sebuah transfer radio, dipantau dengan radio penerima. Induk-induk itu dilepas 10 km dari lubuk tempat dia ditangkap. Ternyata induk-induk itu kembali ke tempat semula dan melakukan perpindahan hanya dalam jarak deklat dan selalu kembali ke lubuk tersebut. Di dalam lubuk itu, diamati aktifitasnya selama 24 jam terus menerus. Hasilnya memperlihatkan bahwa pada siang hari ikan aktif mencari makan keluar dari lubuk dan pada sore dan malam hari, tinggal di lubuk. Pada tengah malam hingga menjelang fajar, ikan tersebut tidak melakukan aktifitas, diduga mereka diam saja di daasar lubuk yang diartikan tidur. Pemantuan berikutnya menunjukan hal yang sama, hal inilah yang membuktikan bahwa ikan sebenarnya tidur.

Aku sendiri pernah mengamatinya.. Buktinya, sempet aku foto saat ikan Oskar peliharaanku “tidur”.

Sumber:
Majalah d’fishes No 16 Februari 2009.
http://www.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=8361

Jumat, 05 Februari 2010

All of Women are Beautiful

Masih banyak cara agar bisa cantik tanpa mengandalkan kosmetik. Tentu saja dengan hidup sehat. Kosmetik hanyalah sebagian kecil saja dari kecantikan, sementara komponen intinya yang penting adalah kesehatan fisik, emosi dan intelektual. Semuanya itu bisa didapatkan oleh wanita. Contohnya adalah agar kulit wajah sehat, konsumsilah vitamin C. Selain melindungi kulit, dari radikal bebas, akibat polutan, vitamin C juga bermanfaat mencegah penuaan dini, menjaga kelembutan dan kekenyalan kulit, dan mempercepat penyembuhan penyakit kulit. Selain itu, hal lain yang perlu diatasi adalah stress. Dampak stress sangat buruk bagi kesehatan, terutama wajah. Orang yang tengah dilanda stress, pancarannya akan tamapak pada wajah yang kelihatan kusam dan make up sulit menyatu dengan wajah.
Agar sehat, untuk perawatan wajah sebaiknya digunakan sabun khusus wajah dengan pH balance, bukan dengan sabun tubuh karena membuat kulit wajah kering. Selain itu, pola makan yang tidak benar dapat pula mambuat wajah tidak sehat. Misalnya, mengonsumsi makanan berkarbohidrat dan berkalori tinggi, atau yang banyak mengandung zat pengawet, pewarna, dan penyedap rasa, dapat membuat wajah kelebihan minyak. Meski terasa klasik, kuncinya tetap mengonsumsi makanan secara seimbang. Jangan sampai kekurangan vitamin atau mineral tertentu, yang bisa menyebabkan kerusakan pada kulit.
Banyak ahli yang menyatakan bahwa kecantikan bermula dari kesehatan. Sementara sudah kita ketahui bersama bahwa awal kesehatan adalah kebersihan. Itu sebabnya untuk menjadi cantik, hal yang terlebih dahulu dilakukan adalah menjaga kebersihan. Salah satu caranya adalah dengan mandi. Mandi penting untuk perawatan tubuh. Mandi dengan air hangat akan memberikan efek rileks, sementara mandi dengan air dingin akanmembangkitkan semangat kita.
Resep lain agar tetap cantik dan sehat adalah tidak merokok, mengekang kolesterol, perhatikan berat badan, dan hindari terlalu banyak makan karbohidrat, gula makanan berlemak, banyaklah makan sayuran, cukup beristirahat, dan teratur berolahraga.
Menurut artis Asty Ananta, cantik adalah selalu nyaman dengan diri sendiri dan juga selalu bersyukur atas apa pun yang kita punya, baik itu fisik, maupun yang ada dalam hati. Jika bersyukur terus, kita tidak akan sempat berfikir hal-hal buruk karena memikirkan hal buruk membawa energi negatif. Jadi, kalau berfikir positif, insya Allah aura kecantikan kita akan tertangkap orang lain. Kalau sudah bersyukur, insya Allah tidak akan neko-neko. Kita tahu, tidak ada hal yang lepas dari pantauan Tuhan. Jadi, apa pun yang Tuhan berikan pada kita, Tuhan sudah tahu kalau itu yang terbaik. Dan kalau kita terus-terusan tidak bersyukur, mau orang itu cantik seperti apa pun, dia pasti akan merasa kurang. Dan itulah yang selelau ia hindari.
Bukan berarti dengan begitu kita tidak boleh mempercantik diri. Tidak salah orang mau jadi lebih baik physicly. Tuhan telah memberi, jadi kalau kita berusaha menjaga agar lebih baik, justru bagus. Misalnya kita diberi hadiah binatang peliharaan, kalau orang yang memberikannya melihat kita tidak mengurus binatang peliharaan itu, pasti ia akan kecewa. Tapi jika sebaliknya, tentu si pemberi akan senang melihatnya.
Sedangkan tentang berdandan, ia berpendapat bahwa kita harus senantiasa bersyukur atas apa yang kita punya, hal itu nomor satu. Tapi tentunya apa yang kita punya harus dirawat. Jadi sama sekali tidak ada salahnya kita berdandan, sepanjang kandungan dari bahan yang ditawarkan itu tidak ada yang berbahaya. Nah, kita berharap memperindah apa yang sudah Tuhan berikan. Ia mengakui rajin ke dokte karena memang ia memiliki kulit wajah yang sensitif, padahal harus bersntuhan dengan make up almost every single day. Jadi, ia pun harus merawat diri, karena kalau tidak, yang telah memberi fisik ini akan marah. Berdandan kan juga menyenangkan orang lain yang melihat. Itu kan pahala kalau kita membuat orang lain senang. Jadi menurutnya jaga semuanya yang kita miliki.
Pandangan Asty Ananta mengenai orang yang memaksakan diri mempercantik dirinya sendiri, itu kembali pada pribadi masing-masing dalam menyikapai dan mensyukuri apa yang Tuhan berikan dengan cara berbeda. Ada yang melakukan surgery (operasi) atau dengan suntik botox. Itu kembali ke orangnya masing-masing. Mungkin hal itulah cara mereka merawat apa yang sudah Tuhan berikan.
Dengan berandai-andai, jika seorang Asty Ananta terlahir buruk rupa apa yang akan ia lakukan? Ia mengatakan bahwa ia selalu menganggap jika semua wanita itu cantik. Walaupun kita sedang mengalami masalah jerawat misalnya, lantas kita ketemu dengan orang, ngobrol, dan tampil menyenangkan, orang akan lebih melihat senyum kita. Bukannya membahas jerawa kita.
Terakhir, Asty Ananta memberr resep cantik ala Asty Ananta antara lain rajin membersihkan muka. Apa lagi yang sering bersentuhan dengan make up. Kemudian berusaha untuk setia dengan produk yang sudah cocok dengan kulit muka. Atau kalau kulit sudah jenuh, kita juga bisa beralih ke produk lain. Lalu banyak mengonsumsi buah dan sayur, dan juga olah raga. Tapi tips cantik nomor satu adalah bersyukur dan yang kedua, kenali diri sendiri. Apa yang membuat kita tampak menyenangkan dan membuat kita bahagia, itulah yang ditonjolkan karena orang-orang akan bahagia bersama kita.

Copied from MaPi No. 05 Th VIII Mei 2007

Minggu, 31 Januari 2010

Resep Sambel Mak Nyussss..

Setelah sekian lama mencoba membuat sambal yg enak, akhirnya bs juga!!! Berkat bantuan Bi Okom juga ney.. (hehehe..).
Resep sambel yg bs kalian coba sekaligus udah pernah q bwt ni, sambel bawang, ni dy:
3 siung bawang merah
6 siung bawang putih
5 cabe rawit
1 buah tomat
Garam 1 sendok kecil
Gula merah/ gula jawa secukupnya
Cara buat gini niy:
Pertama-tama, semua bawang and tomat di goreng dulu, sampai baunya udah rada harum harum gt, br ditiriskan, masukkan ke dalam cobek, lalu iris kecil-kecil bawangnya (tujuannya supaya ngga licin, and mudah pas di’uleg’) setelah itu ‘uleg’ aja smw bahannya.. sebelum dihidangkan diatas meja makan, patut dites dl rasanya, kalo-kalo keasinan, ya.. ditambah lagi gula merahnya, pokoknya sesuaikan dengan lidah deh..
Oia, kl mw nyoba bwt sambel terasi, ada sedikit perbedaan dengan sambel bawang, menurut Bi Okom bedanya tu sambel terasi ga pake bawang putih. Ga tw kenapa, tp gt lah..pokoknya sambel terasi itu ga pake bawang putih gt. Biar lebih enak, terasinya digoreng dulu, baru di’uleg’..
Met mencoba… ^_~

Senin, 25 Januari 2010

Larasati oh Larasati

ikan Larasati???

nama itu baru q denger kmrn pas UAS genetika dan pemuliaan ikan kmren..
penasaran dgn ikan Larasati..
Nie dia berita ttg Larasati..

Jakarta, beritabaru.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad akan melepas dua varietas unggul ikan nila di Klaten, Jawa Tengah (Jateng), Senin (23/11). Pelepasan dua varietas ikan nila itu, rencananya berlangsung di Perbenihan Budidaya Ikan Air Tawar (PBIAT) Janti, Klaten, Jateng, sebagai upaya meningkatkan produksi perikanan budidaya. Indonesia berpeluang menggeser China sebagai penghasil ikan Nila terbesar di dunia.

Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Soen`an Hadi Poernomo, mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Minggu (22/11).

Dua varietas ikan yang akan dilepas adalah Nila Larasati dan Nila Best. Pelepasan dua varietas unggulan tersebut dalam rangka mendorong peningkatan produksi perikanan budidaya hingga 300 persen di tahun 2014, ujar dia.

Indonesia merupakan produsen ikan nila nomor dua terbesar di dunia setelah China. Untuk menggeser Cina, banyak upaya yang harus dilakukan. Salah satunya, perakitan jenis-jenis ikan nila unggul yang tahan penyakit, berkembang cepat dan efisien dalam pemanfaatan pakan.

Indonesia, jelas Soen`an, memiliki potensi lahan budidaya seluas 11.806.392 hektare dan baru dimanfaatkan seluas 762.320 hektar atau 6,46 persen saja, sehingga masih tersisa lahan 11.044.072 hektar atau 93,64 persen yang belum dimanfaatkan.

Sebagai contoh adalah rumput laut jenis Euchema Cottonii, Indonesia telah berhasil menempatkan diri sebagai negara produsen rumput laut terbesar di dunia. Keperkasaan Indonesia itu, meninggalkan dominasi Filipina yang semula merupakan negara produsen rumput laut terbesar dunia.

Selama melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah untuk melepas varietas unggul ikan Nila Larasati dan Ikan Nila BEST, Fadel juga akan melakukan panen ikan Nila Larasati di Desa Nganjat dan Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Fadel juga akan melakukan peninjauan ke Kampung Lele Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. (*)
sumber:http://www.beritabaru.com/index.php?option=com_content&view=article&id=6916:penghasil-ikan-nila-indonesia-berpeluang-geser-china&catid=67:ekonomi&Itemid

Jumat, 08 Januari 2010

ST 12 keren..!!!

ST 12, Sinar Pahlawan…

Reff:

Jangan menangis sayang

Ini hanyalah cobaan Tuhan

Hadapi semua dengan senyuman,

dengan senyuman, dengan senyuman

Jangan menangis sayang

Sianarmu tetap harus bersinar

Tabahkan hatimu demi ibu

Itu surgamu, itu surgamu

Ku teriris mendengar kisahnya

Bocah kecil merawat ibunya

Sinar mata dan baik hatinya

Yang Tak berdaya

Telah lama dia menderita

Sang ayahpun meninggalkan dia

Mengisi hidup hanya berdua

Kuatkan Sinar

Ououuu..

Back to Reff:

Duh… terharu banget denger lagunya, pa lg liat videonya Sinar (youtube)

Benar-benar mengaharukan..

Sungguh, cerminan anak yang berbakti pada orang tua.

Q jadi tersindir sendiri, selama ni q ngerasa lum berbakti dgn baik.

Padahal ortu lah yg ngerawat qt dari sejak lahir mpe segedhe ini.

Hal yang hampir terlupakan begitu saja, hanya sebatas kata-kata.

Lewat lagu Sinar pahlawan, Skrg jadi ngerti dan, q harus mulai mencoba melakukan segala tuk ortuku dari hati… yups’s dari hati…

Btw, buat ST 12 two thumbs up deh.. keren..!!


Kamis, 07 Januari 2010

My Oscar

Oskar. Yah..itulah nama salah satu ikan hias yang kupelihara. Mungkin udah q pelihara skitar 3-4 tahunan. Skrg dah gede-gede, ga ada nama khusus tuk mereka, cuma dari ketiga Oscar yang jumiliki, salah satu kunamai "si Bule" cz dy beda ma yg lainnya, setelah kucari-cari di internet, ternyata jenisnya ja yg beda. yg kumaksud ternyata jenis ikan Oscar Merah, Oalaaaaah....